Tasikmalaya, 12 Oktober 2014
11:40
Terimakasih u/ 530hari 75minggu. Terimakasih u/ wkt yg telah km berikan untukku. Mungkin bagimu itu adalah wkt yg sangat singkat sehingga km mampu melupakan aku dalam sekejap, tp bagiku 530hari adalah wkt yg sangat panjang, banyak kenangan indah yg tidak bisa aku lupakan dalam sekejap. Maafkan atas kekuranganku yg membuatmu mampu melupakanku dlm sekejap, tp aku selalu ingin memberikan yg terbaik untukmu.
Terimakasih km pernah menyayangi aku, pernah mencintai aku, pernah memperjuangkan aku. Aku tidak akan melupakan itu selamanya, kecuali Tuhan memberikan hilang ingatan padaku.
Memang benar caramu menghadapi
keputusan beliau, dgn cara solat km mampu menenangkan diri. Tp maafkan
aku yg tidak bisa setenang km, krn setiap solat aku tidak mampu
melupakan km dan menahan air mata ini, krn selama ini kita tidak pernah
lepas dr solat berjamaah, setiap solat aku hanya memikirkanmu ada
didepanku, dan aku ada di belakangmu mengikuti ayat2 yg km ucapkan. Dan
setiap berdoa, aku selalu bersyukur krn calon imamku sebaik dirimu. Lalu
aku mencium tanganmu.
Setiap ucapanmu aku tidak pernah sedikitpun melupakannya. Dulu km pernah berkata, jika suatu saat aku putus denganmu, km tidak akan mencintai wanita lain selain ibumu. Krn akulah yg terakhir bagimu.
Tolong bantu aku berjuang dalam doa, satukan kekuatan cinta kita dalam doa.
Percayakan semua atas kehendak Alloh, mungkin kehendak ibumu adalah salah satu ujian yg Alloh berikan kepada kita. Agar kita tidak melupakan kuasa kehendak Alloh.
Aku belajar memahami itu, ibumu seorang manusia yang bisa salah seperti ibu lainnya.
Aku memahami karena ibumu tidak mengenal aku, tidak pernah bertemu denganku, dan tidak mengetahui seberapa besar perasaanmu kepadaku.
Karena itulah mungkin ibumu tidak memikirkan yang lain ketika membuat keputusan itu.
Aku memahami km yg begitu menyayangi ibumu dan tidak mau membuat beliau sedih.
Tapi yakinlah akan kekuatan doa yg mempunyai kesempatan untuk menyatukan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar